Lama juga saya gag update blog saya nih,
Saya terusin lagi deh ceritanya
Atallah nginep di RS 10 hari dan alhamdulillah semuanya berjalan lancar, agak sulit menjaga gerak anak 2 tahun yang aktif. Sampe-sampe kalo dah waktunya bobo tangannya harus di ikat ke tempat tidur supaya enggak menggaruk hasil operasi. Hasil operasi di hari pertama kelihatan cukup “menyeramkan” ada pembengkakan dan darah dimana-mana dan warnanya ungu “fuiiihh horor bangat ngeliatnya” tapi setelah 5 hari sudah mulai lebih manusiawi. Secara bergantian saya dan suami saya berjaga, yang paling sulit kalau malam hari, kasian suami saya harus jaga sedangkan pagi harinya tetap ngantor. Karena kebetulan saya masih cuti melahirkan 3 bulan, jadi saya bisa sepanjang hari di RS, walaupun malam harus balik ke rumah untuk “menyusui” adiknya Atallah yang masih bayi.
Saya mau pasang poto hasil operasinya disini tapi ngeri ah. Saya bisa gambarkan hasil operasinya ada seperti selang kecil mirip sedotan aqua gelas sepanjang 3-4 cm yang ada di tengah tengan penis untuk “meluruskan” mungkin ya, kateter dipasang langsung dari kantong urin di perut dengan sayatan kecil diameter 0.5 cm. Karena urin belum boleh melewati hasil operasi selama beberapa waktu.
“Sedotan” setelah 10 hari sudah bisa ditarik/dilepaskan, prosedur ngelepasinnya juga ternyata gag susah susah amat. Tapi kateter harus ikut “pulang”. Selama 7 hari saya berperan sebagai “suster”, saya bersihkan lubang kecil tempat kateternya terus diganti perban dengan perban tahan air supaya “mandi” nya bisa agak basah-basahan. Dan yang sangat sulit adalah memastikan bahwa selang kateter tidak bengkok, karena kalau bengkok urin tidak bisa keluar dan akan keluar lewat jalur biasa yaitu jalur bekas operasi yang belum boleh dilewati urin apalagi yang bertekanan.
Hari ke 3 setelah dirumah, kantung penampungan urin Atallah bocor karena kena mainan dan keinjek, aduh anakku walau keadaaannya masih ditempeling kateter tapi teteup aktif banget. Akhirnya saya beli stiker alumunium untuk menambal panci bocor dan memperbaiki kebocoran kantung kateter.
Setelah 1 minggu, saya kembali ke RSCM untuk konsultasi dengan dokter anak dan dokter bedahnya. Alhamdulillah kateter sudah bisa dicabut karena pancaran pipisnya Atallah bagus dan tidak ada kebocoran. Ketika kateter ditarik, takjub juga saya ternyata selang yang di dalam perutnya cukup panjang juga. Lubang tempat selang kateter hanya ditutup menggunakan plester anti air dan horree Atallah sudah bisa mandi beneran mandi deh setelah 17 hari hanya di lap. Setiap habis mandi plester anti airnya saya ganti, ternyata banyak di jual juga yah plester anti air saya kira bakalan susah mencarinya.
Sampai sekarang (6 bulan) setelah operasi dan kami sudah kontrol ke bagian urology RSCM Alhamdulillah tidak ada penyempitan dan pancarannya juga bagus serta tidak ada kebocoran, kami diminta kontrol 6 bulan lagi.
Sekarang Atallah Nevorino Rainaya sudah 3 tahun, pipisnya sudah bagus, dan penisnya sudah lurus. Tetapi masih sulit untuk membiasakan pipis berdiri seperti laki laki normal.
(Atallah di ultah yang ke-3, 17 Nov 09)

